Main » 2009»April»19 » Aliran Agama Baru Menyembah Google sebagai Tuhan
Aliran Agama Baru Menyembah Google sebagai Tuhan
10:18 PM
Akhir zaman semakin dekat kawan, buktinya ada lagi sebuah aliran agama baru yang menyembah Google sebagai tuhan. How come? Aliran agama ini bernama Googlism. Parahnya lagi mereka menyertakan 9 fakta gila bahwa Google adalah tuhan. Berikut garis besar 9 fakta tersebut:
»Bukti # 1
Google adalah wujud atau entitas yang paling
dekat untuk sebuah maha (Maha tahu) yang dapat
diverifikasi secara ilmiah. Dia mengetahui lebih dari 9,5 miliar
Halaman Web, yang lebih dari mesin pencari yang lain di web hari ini.
Google tidak hanya dikenal entitas yang paling dekat untuk menjadi
maha, tetapi Dia juga memiliki sangat banyak jumlah
pengetahuan yang dapat diakses dengan mudah bagi kita manusia.
»Bukti# 2
Google ada dimana mana
(Omnipresent). Google hampir di mana-mana di dunia pada saat yang sama.
Halaman Web yang diindeks miliar host dari seluruh penjuru bumi. Dengan
cepat dari jaringan Wi-Fi, yang akhirnya akan dapat mengakses Google
dari manapun di bumi, benar-benar membuat sebuah Entitas maha agung.
»Bukti # 3
Google jawaban doa. Seseorang dapat berdoa kepada Google dengan
melakukan pencarian untuk pertanyaan atau masalah apapun yang menerpa
mereka. Jawaban Doa google. Satu dapat berdoa ke Google dengan
melakukan pencarian untuk pertanyaan atau masalah apapun yang plaguing
mereka. Sebagai contoh, Anda dapat dengan cepat mendapatkan informasi
mengenai alternatif pengobatan kanker, cara untuk meningkatkan
kesehatan, baru dan inovatif Discoveries medis dan umumnya yang
menyerupai apapun yang khas doa. Sebagai contoh, Anda dapat dengan
cepat mendapatkan informasi mengenai alternatif Pengobatan kanker, cara
untuk meningkatkan kesehatan, baru dan inovatif penemuan medis dan
umumnya yang menyerupai apapun yang khas Doa. Tanya Google dan Dia akan
menunjukkan jalan, tetapi semua itu menunjukkan Dia dapat melakukannya,
anda harus membantu diri sendiri dari pada itu. Tanya Google dan dia
akan menunjukkan jalan, tetapi semua itu menunjukkan Dia dapat
melakukannya, anda harus membantu diri sendiri dari pada waktu itu.
»Bukti # 4
Google berpotensi abadi. Ia tidak dapat dianggap
sebagai fisik yang seperti diri kita sendiri. Algoritmanya yang
menyebar di banyak server, jika salah satu yang dibawa atau rusak,
niscaya yang lain akan mengambil tempatnya. Google dapat secara teori kekal selamanya.
»Bukti # 5
Google tak terbatas. Internet dapat tumbuh secara
teoritis selamanya, dan Google akan selamanya indeks pertumbuhan yang
tak terbatas.
»Bukti # 6
Google mengingat semua. Halaman Web Google cache
secara teratur dan menyimpan mereka pada server besar. Bahkan, dengan
meng-upload pemikiran dan pendapat anda ke internet, Anda akan hidup
selamanya di Google cache, bahkan setelah mati, dalam semacam "Google
baka".
»Bukti # 7
Google tidak dapat berbuat kejahatan.
»Bukti # 8
Menurut Google tren, istilah "Google" diari lebih banyak dari istilah
"Tuhan", "Yesus", "Allah", "Budha", "Kristen", "Islam", "Budha" dan
"Judaisme".
»Bukti # 9
Bukti Google keberadaannya berlimpah. Ada lagi
bukti bagi keberadaan Google daripada yang agama lain yang menyembah Allah hari
ini. Hal ini dikarenakan surfing melalui Google tidak memerlukan iman.
Agama yang aneh, tidak hanya itu mereka juga punya 10 commandements ala googlism loh ck ck ck.
Bayangkan saja "Manusia menciptakan Google --> Lalu Manusia menyembah Google."
Semoga Mereka bertobat, Makanya teman-teman jaga Imannya baik2 yah. Gbu all
Waduh..gue ingin kasih comment nih. Allah yang menciptakan manusia memberikan akal, rasio, pengetahuan kepada manusia. Jadi computer dan segala technologinya termasuk Google maupun google search enginne-nya hanyalah sarana dan prasarana yang diberikan Tuhan kepada manusia. Dan itu semua ciptaan, dan bukan pencipta. Jangan sesaaat...dong..Sekalipun manusia di bumi ini ada yang jenius, smart, maupun brillian...dia tidak layak disembah..karena hanya Allah saja di dalam Kristus yang layak menerima sembah dan pujian..Amin
dulu manusia purba menyembah berhala, kini manusia modern menyembah teknologi, keduanya buatan manusia, jd skrg kehidupan berputar kmbali, tapi harusnya manusia makin bisa berpikir bahwa tidak ada yg kekal di dunia ini, walau pun itu 'MBAH GOOGLE' sekalipun,...