SELANGKAH LEBIH MAJU
Bacaan : Yohanes 20:19-22
20:19. Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu
berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang
terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu
datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai
sejahtera bagi kamu!"
20:20 Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan
lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka
melihat Tuhan.
20:21 Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama
seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."
20:22 Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.
Sebuah universitas di Surabaya memiliki semboyan "Selangkah Lebih
Maju". Maksudnya adalah berpikir dan bertindak melampaui apa yang ada
sekarang. Berorientasi ke masa depan. Lebih dulu mengantisipasi dan
mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan. Sebuah semboyan yang
bagus, bukan?
Peristiwa Paskah yang kemarin kita peringati mengingatkan kita akan
sosok Yesus Kristus yang juga senantiasa "selangkah lebih maju".
Sementara orang kebanyakan masih berkutat pada masa kini, Dia sudah
bernubuat tentang masa depan. Sementara orang berduyun-duyun mau
mendengar khotbah-Nya, Dia sudah mulai menyiapkan para murid yang
kelak bakal meneruskan karya-Nya. Sementara masih di tengah jalan, Dia
sudah berbicara tentang penderitaan dan kematian-Nya. Sementara jasad-
Nya mau dirempahi, Dia sudah bangkit meninggalkan kubur. Dan,
sementara para murid masih terperanjat akan kebangkitan-Nya, Dia sudah
bicara tentang Roh Pentakosta. Dia selalu "selangkah lebih maju".
Mengapa? Sebab Dia Tuhan bagi masa depan.
Anda pasti mengenal lagu Paskah yang liriknya berbunyi, "S’bab Dia
hidup, ada hari esok!" Ya, Paskah senantiasa mengingatkan kita bahwa
Tuhan kita hidup dan Dia adalah Sang Pemilik hari esok. Tuhan yang
selalu berjalan mendahului kita di depan. Memimpin dan menyediakan
masa depan bagi anak-anak-Nya. Maka, jangan takut lagi menatap masa
depan, seberat apa pun tantangan pada masa sekarang, sepahit apa pun
pengalaman pada masa lalu. Ingat, kita berjalan ke depan dan Yesus
sudah berjalan mendahului kita sebagai Pemimpin
TUHAN YANG BANGKIT ITULAH PEMEGANG HARI ESOK KITA JADI, MARI BERJALAN
BERSAMA DIA!
Source: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2009/04/13/ |