Bacaan: 2:18. TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." 2:19 Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu. 2:20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.
2:21. Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. 2:22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. 2:23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."
Dari sebuah e-mail saya membaca sebuah cerita imajinatif tentang
bagaimana Tuhan menciptakan wanita. Dikatakan, karena wanita
diciptakan dengan tugas spesial, maka ia harus punya kekuatan khusus.
Begini spesifikasinya. "Ia bisa dicuci, tetapi bukan dari plastik. Ia
punya 200 bagian bergerak yang berfungsi banyak. Bisa menyiapkan
makanan. Bisa merangkul beberapa anak sekaligus. Bisa memeluk dan
melegakan seseorang, baik karena terjatuh atau karena luka hati. Ia
harus bisa menyembuhkan dirinya sendiri jika sakit, dan bisa bekerja
hingga 18 jam sehari. Ia lembut di luar, tetapi sangat kuat di dalam."
Saat Allah membentuk Adam, kata kerja yang dipakai sama dengan kata
yang menunjuk pada bagaimana pembuat tembikar bekerja. Indah
membayangkan Tuhan membentuk Adam dengan jari tangan-Nya seperti
seorang pembuat tembikar membuat hasil karyanya. Tidak kalah indah
ketika Allah membangun Hawa. Alkitab versi New American Standard Bible
menggunakan kata mendesain. Artinya, merancang dengan saksama.
Di akhir e-mail tadi, ada satu peringatan penting. Yakni bahwa
pemaparan tentang betapa spesialnya wanita dicipta, kerap tak disadari
para wanita sendiri! Banyak wanita merasa tak bisa berbuat banyak,
sehingga menarik diri untuk berperan. Padahal Allah menciptanya dengan
segala kelengkapan, yang bahkan membuatnya sanggup menolong pria! Hari
ini, biarlah para wanita bangkit untuk menjadi pribadi bermakna bagi
setiap orang dalam hidupnya. Dan biarlah para pria bangkit untuk
menghargai setiap wanita dalam hidupnya, sebab mereka pun istimewa di
mata Allah! —AW
WANITA DICIPTAKAN KEDUA BUKAN UNTUK MENJADI NOMOR DUA NAMUN KARENA
YANG PERTAMA PERLU KEHADIRAN YANG KEDUA
Source: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2009/04/21/ |